kuda dari ban

kuda dari ban
one more

hantu semangka kaleeeeeeee

hantu semangka kaleeeeeeee
kreasi donkkkk
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Loading...

Jumat, 04 Desember 2009

berkreasi dengan photoshop cs3




Snap Shots Options [Make this Shot larger] [Close]
Options
Disable
Get Free Shots


Close
Snap Shares for charity
if u never try, u never know……

* Blog
* gua

Seajarah Photoshop
November 16, 2008 at 3:19 am | In Photoshop | No Comments
Tags: pebgetahuan photoshop, Photoshop, tutorial

setelah beberapa hari ga psoting,,, (males… kwkwk) akihirnya tangan ini gatel juga pengen ngasih sesuatu kepada pembaca,,, hhmm….. yah setelah berfikir sejenak akhirnya gua punya kesepakatan dengan diri gua,,, apa ya… photoshop itu siapa yang bikin ya….kok mantep tenan….

setelah cari-cari artikel,,,( hohoho… ), baru gau ngerti……. sip…

photoshop sang “raja grafis” ini dimulai oleh seseorang dari Ann Arbor, Michigan (USA) yang bernama Glenn Knol, seorang Profesor yang menyukai dunia fotografi dan selalu bekerja di kamar gelap miliknya di ruang bawah tanah. beliau juga merupakan praktisi TI yang cukup banyak dipengaruhi oleh naik daunnya PC pada masa itu.

Sifat serta kecerdasan Glenn menurun pada kedua anaknya; Thomas dan John. Dan penemuan hebat merekan dimulai ketika Thomas melanjutkan penelitan ayahnya dengan menggunakan Apple II plus di ruang bawah tanah rumahnya.

“Fotografi merupakan hobi saya semenjak di bangku MA,” papar Thomas dalam sebuah interview dengan para Sarjana Michigan. “Di ruang gelap ayah, saya belajar membuat gambar hitam-putih dan warna yang kemudian di cetak. Juga cara untuk mengatur warna dan kontras.”

Sementara Thomas mempelajari manipulasi gambar/foto di ruang bawah tanah, saudaranya John malah tergila-gila dengan “kotak ajaib” bawaan ayahnya yang disebut PC. “Itulah kali pertama saya menggunakan komputer, sekitar tahun 1978. Ketika saya SMA dan berumur 16tahun, ayah menghadiahi saya Apple II plus dengan 64K RAM,” kenang John pada interview untuk AppleMaster Biography.

“Ada satu lagi kenangan yang sungguh berkesan”, John menambahkan, “di tahun 1984, ketika saya membaca artikel mengenai Macintosh pada majalah Time, dan saya langsung berteriak dalam hati, WOW!, lihat komputer ini!” Beberapa bulan kemudian, Ayahnnya membeli seperangkat komputer MAC yang telah tersedia di pasaran Meskipun Thomas menyukai pekerjaannya di ruang gelap, ia juga memiliki ketertarikan yang sama di dunia komputer dan pemrograman. Pada tahun 1987 ia membeli sebuah Apple Macintosh Plus untuk membantu riset gelar Ph.D-nya “Processing of digital images”. Ia cukup kecewa karena Mac tidak dapat menampilkan level gray-scale pada gambar yang dibuatnya. Untuk memecahkan masalah tersebut, Thomas menulis sebuah sub-rutin yang meng-emulasikan efek gray-scale tersebut.

Riset Thomas membawanya pada lebih banyak subrutin dan tumpukan kode yang berhubungan dengan pemrograman gambar. Kode-kode komputer tersebut menarik perhatian John, ketika berkunjung ke Ann Arbor sewaktu libur dari pekerjaannya di ILM ( industrial Light and Magic - Marin, California ). “Apa yang Thomas kerjakan sebenarnya adalah bagaimana cara agar komputer dapat mengenali informasi yang “disemat-kan” dalam sebuah gambar digital,” Kenang John dalam sebuah interview dengan Terrence Masson, untuk buku “CG 101: A Computer Graphic Industry Reference”.

“Pemrosesan gambar merupakan dasar dari segalanya, dan Tom telah menulis cukup banyak kode untuk hal tersebut,” John menambahkan. “Ketika Tom menunjukkan pekerjaannya, hal itu cukup mengagetkan saya. Karena sangat mirip dengan software pemroses gambar yang digunakan oleh Pixar [ komputer khusus grafis yang dilihat DEMO-nya oleh John sewaktu di ILM ]. Segera setelah itu, keduanya berkerjasama membangun sebuah aplikasi kecil yang disebut “Display”

knoll_org_icons2

Icon aplikasi asli photoshop yang dibuat Thomas

“Saya cukup puas,” ujar John, “Namun saya mulai memikirkan ide-ide lain. Misalnya bagaimana jika Display dapat menyimpan gambar ke dalam format yang berbeda, sehingga saya dapat mencetaknya menggunakan program lain? Ketika membuka beberapa gambar yang diperoleh dari ILM dengan menggunakan Display, hasilnya terlalu gelap saat ditampilkan pada layar komputer yang digunakan. Jadi, otomatis saya juga membutuhkan gamma correction”. Saat itu, John sangat penasaran mengenai kemungkinan membuat aplikasi pengolah gambar untuk PC.

Setelah mengalamai beragam perombakan dan perbaikan dalam beberapa bulan, Display mengalami kemajuan pesar dan berubah nama menjadi “ImagePro” pada tahun 1988. Saat itu, John menyarankan Thomas agar meng-komersilkan ImagePro. “Saya tidak memiliki cukup dana, dan istri saya sedang mengandung anak pertama kami”, Thomas menjelaskan, “Saya mengalami tekanan berat saat itu…dilema antara mencari pekerjaan dan rasa penasaran untuk menyelesaikan riset saya”

Awal 1988, Thomas memutuskan untuk memberi deadline pada dirinya sendiri sebanyak 6 bulan, untuk menyelesaikan ImagePro versi beta. Setelah itu, John menawarkan aplikasi tersebut pada para petinggi Silicon Valley. Hampir semua perusahaan yang menerima tawaran tersebut menunjukkan ketertarikan yang cukup besar. Namun mereka pesimis ImagePro dapat mengalahkan dominasi PixelPaint, aplikasi pengolah gambar yang telah lebih dulu -dan sangat- populer kala itu.

Tapi sebuah perusahaan bernama BarneyScan menawarkan kerjasama. Mereka menawarkan paket aplikasi yang dinamai “Photoshop” yang disertakan dalam penjualan Scanner produksi mereka. Sekitar 200 kopi Photoshop di kapalkan dengan scanner tersebut. Menurut Jeff Schewe dalam artikelnya,”Photoshop: a Decade of Image-Editing Excellence.”

September 1988, peruntungan Knoll bersaudara berubah. Ketika mendemokan Photoshop pada Tim kreatif Adobe, mereka menyukai produk tersebut. Kontrak lalu dibuat dan Photoshop 1.0 akhirnya di rilis setelah 10 bulan proses pengembangan.

Thomas terus terlibat dalam proyek-proyek kreatif lainnya. Ia malah tidak menyelesaikan thesis-nya. Sementara John melanjutkan karirnya di ILM, sebagai supervisor dari beragam efek visual yang hebat pada film-film blockbuster hollywood, seperti: Mission Impossible (1996), Star Trek: First Contact (1996) dan Star Wars: Episode I - The Phantom Menace (1999). Glenn Knoll masih beraktifitas sebagai profesor di Universitas teknik Michigan. Bedanya sekarang, ia menggunakan PowerBook G3 dirumah. Dan ruang gelap di lantai bawah tanah kini telah digantikan oleh, ya tentu saja : Photoshop.

sumber : pixelisme
Dasar Pengenalan Toolbar Pada Photosop
November 10, 2008 at 6:16 pm | In Photoshop | 1 Comment

hmmm………

temen gua ada yang nanya2….kalo ini ngambil nya dmna?…tool ini yang mana…..??,,

karena hal tersebutlah gua akan sekiranya membuat hal yang dasar untuk belajar Photoshop ini…..

hal yang seharusnya di ketahui oleh orang yang baru ingin belajar ilmi daripada Photoshop ini….(bahasanya pening mas…… gila ya mas..)

:D

nah tool-tool ini yang nantinya akan memudahkan pengguna Photoshop untuk mebuat karya-karya nya…..

hahaha…..

tapi gua juga masih judek ma tool-tool ini……

tapi buat perkenalan photoshop sip lah……

berikut tool-tool nya……..

1. Marquee tools photoshop (M): berfungsi untuk membuat seleksi pixel berbentuk kotak (Rectangular Marquee Tool), Membuat seleksi pixel berbentuk lingkaran atau elips (Eliptical Marquee Tool), Membuat Seleksi pixel batas mendatar sebesar 1 pixel (Singel Row Marque Tool), dan Single Column Marque Tool yang berfungsi membuat seleksi pixel batas tegak sebesar 1 pixel.
2. Move tool photoshop (V) : berfungsi sebagai alat seleksi atau mengaktifkan suatu objek
3. Lasso tools photoshop (L) : befungsi untuk membuat seleksi secara bebas. [a] Poligonal Lasso Tool Berguna untuk membuat seleksi dengan jalan mengklik beberapa kali pada masing-masing sudut objek hingga terbentuk suatu seleksi. [b] Magnetic Lasso Tool berfungsi untuk membuat seleksi berdasarkan kesamaan nilai warna pixel.
4. The famous magic wand photoshop (W) : berfungsi untuk membuat seleksi area pixel yang mempunyai nilai warna yang sama
5. Crop tool photoshop (C): berfungsi untuk memotong gambar berdasarkan area yang diseleksi.
6. Slice tool photoshop (K): Tool ini digunakan untuk membuat slice pada area kanvas tertentu. Tool ini banyak digunakan untuk membuat website menggunakan photoshop. Biasanya sebagai alat untuk memotong area pada tabel.
7. Healing brush photoshop (J): Fungsi dari tool ini adalah untuk memperbaiki area gambar atau seamlessly blends the background
8. Paintbrush tool photoshop (B): berfungsi untuk membuat objek dengan model sapuan kuas.
9. Clone stamp tools photoshop (S): berfungsi untuk membuat duflikat gambar berdasarkan sampel area pixel tertentu.
10. History brush tool (Y): berfungsi untuk membuat efek berdasarkan snapshot gambar.
11. Eraser tools ( E ): berfungsi untuk menghapus area tertentu
12. Paint bucket/Gradient tools ( G ): berfungsi untuk mengisi area yang akan diberi warna solid berdasarkan warna foreground yang sedang aktif.
13. Blur/sharpen/smudge tools ( R ): berfungsi untuk mengaburkan area suatu gambar, menajamkan warna gambar dan membuat sentuhan cat basah
14. Dodge/burn/sponge tools ( O ): berfungsi untuk menerangkan area, menggelapkan area gambar, dan mengubah nilai saturasi suatu gambar.
15. Path selection tools ( A ): berfungsi untuk menyeleksi poin-poin pada path objek.
16. Text too ( T ): berfungsi untuk membuat teks secara horizontal, vertikal, horizontal mask, dan Vertical mask tool (creating a layer of text).
17. Pen tool ( P ): berfungsi untuk membuat gambar dengan bentuk mirip pensil.
18. Shape tools ( U ): digunakan untuk membuat objek secara bebas.
19. Notes tool ( N ): berfungsi untuk membuat catatan pribadi misalnya pada desain web atau desain grafik dalam bentuk teks
20. Eyedropper tool ( I ): mengetahui nilai warna pada daerah documents in Photoshop.
21. Hand tool ( H ): berfungsi untuk menggerak-gerakkan daerah kanvas sehingga anda mendapatkan tampilan sesuai dengan keinginan.
22. Zoom tool ( Z ): dipakai untuk mengatur dan memperbesar tampilan dokumen yang sedang dikerjakan.

23, 24 and 25. Berfungsi untuk menentukan warna foreground (latar depan) dan warna background (latar belakang). Pada gambar di samping, warna foreground adalah putih dan warna backgroud adalah merah muda. Switch color berfungsi untuk menukar warna foreground dan background. Default Color dipakai sebagai cara untuk mengembalikan warna foreground dan background ke warna putih dan hitam.

26 and 27. Editing Mode mempunyai fungsi untuk mode pengeditan pada suatu gambar. Standar mode untuk mengatur mode pengeditan standar Adobe Photoshop. Sedangkan Quick Mask Mode buat mengatur mode pengeditan quick mask.

28, 29, and 30. Screen Mode Berguna untuk mengatur mode tampilan Adobe Photoshop. Standard Screen Mode buat mengatur tampilan standar Adobe Photosop dengan menu bar pada bagan atas dan scroll bar pada bagian samping, menu bar tetapi tanpa title dan sroll bar.

31. Edit in ImageReady: Dipakai untuk berpindah jika ingin meng-edit gambar menggunakan Adobe Image Ready. Biasanya Adobe Image Ready saat anda meng-install Adobe photoshop telah tersedia pada paket CD. Adobe Image ready digunakan buat keperluan web publishing, seperti pembuatan halaman web, animasi web, dan lain sebagainya.

di posting oleh wan getho

nyarinya di klik aja
Tutorial Membuat Tentakel 3 Dimensi
November 10, 2008 at 6:33 am | In Photoshop | No Comments

hihi…

yuk kita bikin tentakel…..

hahaha…

yang kayak gini….

3d tentacle

sip ga..???

sip ya…ya..ya….ya… :D

monggo di ikutin tutorialnya…..

Pertama lo buat canvas baru ukuran 400 x 450 px, trus fill pake warna # 93d1da, bikin layer baru, trus pilih rectangular marquee tool (M), trus bikin persegi panjang kebawah….n’ fill dengan warna hitam, jangan ilangin dulu selective nya…

1


Selanjutnya lo bikin layer baru lagi, trus fill kotak tadi dengan warna #FCFCFC, dan sekarang lo punya 2 layer….


2

Next pilih menu filter > Blur > Gausian Blur trus masukin radius nya 7,7. Trus gabungin layer 1 dan layer 2 dengan menekan Ctrl + E, trus ilangin dah selective nya dengan menekan Ctrl + D.

3

Abis ntu kita bikin lancip bagian bawahnya, pilih menu Edit > Transform > Disort, tarik bagian bawahnya ketengah sambil menekan Shit + Alt,

4

Next kita bikin lungkung tentakel nya, pilih menu Filter>Distort>Shear. Trus bikin dah lengkungan kayak di gambar.


4

Next kita buat agar kelihatan mengkilap, pilih menu Filter>Artistic>Plastic Wrap

Atur Highlight Strenght : 11, Detail : 9, Smoothness : 12, tapi kalo ntu lo bias atur berapa aja nilainya, biar kelihatan mengkilapnya….sip..????

6

Selanjutnya kita bikin bayangannya, pilih menu layer > layer style > drop shadow dan atur kayak gini
Blend Mode: Normal, Color: Black, Opacity: 60 %, Angle: 120, Distance: 4, Spread: 0, Size: 8,

Sampe segitu udah jadi,,tapi bikin agak banyak deh biar lebih mantaf,,,

jadi dah…….


finish

sippp……………..

posted by wan getho
tutorial Membuat Bola 3 Dimensi
November 9, 2008 at 8:48 am | In Photoshop | No Comments

hahaha……

sip,,

kali ini gua nyoba membikin bola 3 dimensi,,,

ga susah - susah kali sih….

kayak gini jadinya…

finish

sip ga..???

sip aja dah……

hmm…..gini cara mbuatnya….

pertama bikin canvas baru ukuran 500 x 500 px, trus kasih backgroundnya warna hitam..

1

bikin layer baru, abis tu bikin lingkaran pake Elliptical Marquee tool, hmm agar lingkarannya bener2 bulet, waktu bikinnya sambil tekan Shift, sip…?

2

fill lingakaran pake Gradient Tool, pilih warnanya yang kiri #98deff yang kanan #0487b8, lihat aja gambar.. sip..??

3

lalu lo fill dah lingkaran dari bagian bawah ke atas….

4

5

bikin layer baru lagi dia atas layer 1, trus bikin lonjongan deh, :D hahaa,,, kayak di gambar,,,

6

trus fill pake Gradient Tool lagi, tapi warnanya pake warna putih n transparent, fill dari atas ke bawah…

7

kayak gini jadinya…

8

next pilih Blending Option klik kanan pada palet layer ato klik dua kali pada palet layer,

trus pilih Outer Glow, trus pilih option nya pada warna #7fddfc, Spread nya 0, Size nya 15,

9

lalu kita buat bayangannya biar lebih mantaf,,,,

pilih Layer 1, trus tekan Ctrl + J untuk menduplikat,

kemudian pilih menu Edit > Transform > Flip Vertical.

tarik ke bawah trus bikin Opacity nya menjadi 75 %,,,

udah sip lah kalo gitu mah……

finish2

posted by wan
Tutorial Membuat Teks Bening + Kinclong
November 6, 2008 at 4:18 am | In Photoshop | 1 Comment

Kali ini gua mau bikin teks yang kayaknya bening…kata temen gua sih kinclong juga :D , hahaha…

Yah dari hasil belajar selama bertahun-tahun juga sih….hahahaha….hhmm… kayak gini dah jadinya

finish4

Gimana sih cara mbuat nya alias mbikinnya…????

Ada dibawah ini kok… hahahahahahaha….

Tinggal lo ikutin aja dah tutorialnya… sip…??

Pertama lo bikin canas baru ukuran 800 x 600 px, lo kasih background nya warna hitam….

Trus bikin teksnya, kalo gua teksnya “one”, font nya “Bauhaus 93”, regular, ukuran 300 pt, sip..??

1

Trus lo pilih menu Layer > Layer Style > Blending Option ato lo klik dua kali aja di palet layer teks nya….

Trus lo pilih Outer Glow, warnanya #e8f063, spreed nya 2, n’ size nya 13,

22


Selanjutnya lo pilih Gradient Overlay, trus masukin warna nya kayak di gambar aja deh ya…. Hihihihi….

1

Nah kayak gini jadinya……

4


Udah gitu…bikin layer baru di menu Layer > New > Layer ato tekan aja Shift + Ctrl + N, pilih Elliptical Marquee Tool, trus lo bikin lonjingan di bagian atas teks… :D

5

Trus lo fill pake warna putih,,,ilangin seleksi nya pake Ctrl + D, trus arahin mouse lo ke palet layer teks one, klik sambil menekan Ctrl, nah sekarang layer teks nya terseleksi, trus masih di layer 1, invert alias balikkan selaksinya dengan menekan Shift + Ctrl + I, udah gitu tekan Delete.

6


Trus ilangin seleksinya, arahin mouse ke pallet layer 1, klik sambil menekan Ctrl, maka area putihnya terseleksi, trus tekan Delete, udah gitu pilih Gradient Tool, trus atur kayak gini..

7

Udah sip,,tarik gradient dari atas teks sampe bawah teks,, kayak gini….

8

Maka hasilnya

9

Sampe segitu udah jadi sih…..tapi kita buat bayangan bwahnya biar kelihatan natural….


Duplikat Layer Teks one, dengan menakan Ctrl + J, rus transform pilih menu Edit > Ttransform > Transform Vertical. Trus pergi ke Blending Option trus lo balikkan warna pada Gradient Overlay nya…..kurangi Opocity nya menjadi 65%, sip….

10


Bikin layer baru di atas layer teks one copy, bikin kotakan di layer one copy pake Rectangular Marquee Tool, trus pilih Gradient Tool, trus fill kotakan tadi dengan menarik gradient dari bawah keatas kotakan…

11


Trus lo ilangin seleksinya, treng..treng..treng…. maka jadi dah….. hahaha……sip kah brow..??? siip dah…

finish2

posting by wan getho
Text Bersinar Menggunakan Perspective
November 5, 2008 at 5:11 am | In Photoshop | No Comments

hmmm.. gua mau coba bikin teks yang bersinar.. :D hahaha…

kayak gini jadi nya..

finish1

Pertama lo bikin canvas baru ukuran 300 x 300, trus kasih background nya warna hitam aja..

Pilih Horizontal Type Tool” ato lo tekan aja “T“, untuk bikin tulisannya..

Pilih font nya Arial Bold, warna putih, 200 pt., dan Huruf nya “O“, tapi tegantung selera aja deh,, sip….

14

Kedua lo jadiin dulu tu layer teks menjadi layer..caranya pilih menu Layer>> Rasterize > Type, nah sekarang “O” nya udah ga jadi layer teks bro…biar enak kita ngedit2 nya…hahaha…

Selanjutnya lo pilih menu Edit > Trasnform > Perspective. Tahan tombol Shift trus geser bagian atasnya agak ketengah, sebagai contoh lihat gambar…

Trus lo enter aja…

21

Ketiga lo pilih “Magic Wand Tool” kemudian lo klik di area “O” untuk menyeleksi nya.

Kemudian lo pilih menu “Select > Feather” ato tekan “Ctrl + Alt + D“, atur Feather nya dengan radius 5 terus lo tekan Delete, dan hilangkan seleksi dengan menggunakan Ctrl + D. hasilnya kayak gambar deh…

31

Keempat duplikat layer O, dengan menekan Ctrl + J, Tekan “V” untuk memindahkan layer. Tahan Shift dan tekan panah bawah sekali aja….

41

Kelima di palet layer, geser layer “O” ke bawah layer “O copy”,

Klik layer “O” trus pilih “Magic Wand Tool” and seleksi di bagian luar “O”. trus tekan Shift + Ctrl + I untuk menginvert alias membalikkan seleksi nya…udah gitu klik palet layer “O copy”, trus tekan aja Delete. Trus tekan Ctrl + D untuk ngilangin seleksinya…

51

62

Pindah ke layer “O”, duplikat layer dengan menekan Ctrl + J, terus lo pilih menu “Filter > Blur > Motion Blur” and masukan “0″ untuk angle and 32 untuk distance.

71

Kemudian lo pilih menu “new fill layer > gradient“, pilih gradient nya “spectrum” n’ masukin nilai 55 di angel nya.

81

91

Atur blending mode nya jadi “Overlay”…

101

Arahin ke layer “O”, trus duplikat aja deh….

finish2

Hmmm…..jadi dah………

posting by wan getho
« Previous Page — Next Page »

*
Search for:
*
gua.....
o onewan
*
Labels
o hatiku (1)
o LIRIK LAGU (56)
o Photoshop (25)
o Puisi (4)
o small miracle (1)
*
Tags
a aku alter bridge Anggun aurora black and white boyzone britney spears brush tool celine dion chairil anwar color balance degup do'a efek efek foto Enrique Iglesias everyday everytime extrem fort minor foto effect hero hilang i wanna jadul kemana kiss me LIRIK LAGU love lyric mandy more mewarnai more then word pebgetahuan photoshop Photoshop Puisi Quick Mask Mode seleksi Sixpence None The Richer snow The Calling tutorial tutorial photoshop wangetho
*
Friends Link
o Adien on Share is Fun
o al amien
o mbak darni on paper zone
o nemo hits
o Nico Di Mattia
o psdtuts
o Rendra
*
Recent Comments
amin on gua
adienz on Membuat Objek Gambar Menjadi…
11rendra on Seleksi photo menggunakan Quic…
adien on Seleksi photo menggunakan Quic…
adien on Tutorial Membuat Efek foto Hit…
*
Recent Posts
o Boyzone - Everyday I Love You
o small miracle….
o Celine Dion - A New Day Has Come
o Alter Bridge - In Loving Memory
o Alter Bridge - Watch Over You
o J ROCKS - COBALAH KAU MENGERTI
o The Used - On My Own
o Membuat Objek Gambar Menjadi Fokus
o Special Day……..
o Tutorial Membuat Efek foto Hitam Putih Sebagian
o Seleksi photo menggunakan Quick Mask Mode
o Extreme - More Than Words
o Boyzone - Everyday I Love You
o Mandy Moore - I Wanna Be With You
o Sixpence None The Richer - Kiss Me
*
Top Posts
o 3D Bulge Text Effect Tutorial
o From This Moment On - Shania Twain
o Britney Spears - Everytime
o Fort Minor - Where'd You Go lyrics
o gua
o Iron Man Concept Text Effect in Photoshop
o Seleksi photo menggunakan Quick Mask Mode
o Alter Bridge - In Loving Memory

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar